Friday, December 29, 2006

"Demi Hari Yang Sepuluh"

bismillahirrahmanirrahim

"Demi Hari Yang Sepuluh"

Mari kita bahas tentang satu firman Alloh dalam surat Al Fajr ayat 2.

Dalam mushaf qur'an terbitan Syamil tahun 1426H/2005M,
diterjemahkan bahwa ayat 2 surat Al fajr adalah " Demi hari yang sepuluh".
Kemudian kalau kita baca lebih cermat terdapat catatan kaki ayat ini.
Catatan kaki ini menerangkan bahwa yang dimaksud hari yang sepuluh adalah:

1. 10 hari terakhir di bulan Ramadhan
2. 10 hari pertama di bulan muharam
3. 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah

Ikhwatillah rakhimakumullah

Alhamdulillah saat ini kita berada pada bulan Dzulhijjah 1427 H.
Ketika Afoe menuliskan ilmu inia, maka hari berada pada tanggal 7/8 Dzulhijjah 1427.
Tahun ini ada perbedaan penanggalan.
Sisa waktu yang 3 atau 2 hari menjelang 10 Dzulhijjah, mari kita manfaat mengisinya dengan amalan yang ikhlas.

Ya ikhwatifillah Al Izza

Beberapa amalan utama yang dapat kita lakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah :

1. Dzikrullah

Perbanyak mengingat Alloh dengan kalimat² thoyyibah, seperti : tahlil, tahmid, tasbih, takbir, istighfara,dll

2. Shoum

Shoum atau puasa adalah usaha untuk mengetuk pintu surga.
Sering-seringlah berlatih puasa, sehingga kita bisa mendekatkan diri pada Alloh SWT dengan puasa yang sesungguhnya.

Di kajian yang afoe ikuti, sang muwajih (narasumber) mengingatkan pada kita semua untuk berusaha sekuat mungkin melakukan puasa Arofah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Dianjurkan untuk cuti/libur/ijin kerja agar dapat melakukan shoum arofah.
Mengingat penting shoum ini, maka kita diharapkan mampu melaksanakannya.
Kepentingannya adalah : diampuninya dosa kita satu tahun sebelum dan sesudah saat ini. Amin

3. Qur'ban

Amalan berikutnya yang sangat baik dilakukan pada 10 hari pertama di bulan Dzuhijjah adalah Qurban.
Qurban yaitu menyembelih hewan qurban hingga mati yang diniatkan sebagai bentuk ibadah ketaatan pada Alloh SWT.
Bukan darah, bukan pula daging yang dipersembahkan pada alloh, melainkan ketaqwaan padaNya.

4. Haji

Sebuah amalan yang masih jarang (termasuk penulis) dilakukan oleh kaum muslimin.
Niatan sudah ada, tinggal menunggu dan mengelola rezeki hingga sampai pada batas minimal biaya keperluan haji.

Semoga Alloh SWT memudahkan segala urusan kita untuk ibadah padaNya.amin

Tuesday, December 26, 2006

Langkah Baru, lebih Seru !

bismillahirrahmanirrahim

Cahaya kecerahan semakin nampak. Semoga benar bahwa pertolongan alloh telah datang kepada orang-orang beriman.
Setelah berdiskusi 1.5 jam bersama seorang ikhwah (my new father) diperoleh beberapa kesimpulan.
Kesimpulan pertama adalah meluruskan niat untuk menikah.
Menikah bukanlah perkara mudah namun bukan pula perkara yang disulitkan, sehingga semua hal berkait dengan pernikahan harus dibicarakan dan dipikirkan dengan hati jernih serta dewasa.

Yang kedua, mari kita kembalikan mekanisme syuro halaqoh.
Halaqoh adalah keluarga kedua setelah keluarga sendiri.
Berbagai hal dipecahkan disana, include munakahat.

Yang ketiga, my new father berazzam akan membantu hajat seorang ikhwah yang berafiliasi kepada dakwah.

Gitu deh.

Wednesday, December 20, 2006

4 Langkah Kombinasi

bismillahirrahmanirrahim

Ikhwati fillah rahimakumullah

Seiring waktu yang terus bergerak membuat bertambahnya usia kita semua.
Seiring itu pula ilmu menjadi kebutuhan yang terelekkan.
Berhimpun dengan orang-orang sholah sungguh menyenangkan, sayangnya himpunan orang sholeh tak selalu mudah kita temukan.

Jutaan hektar wilayah bumi, seakan mengatakan tak ada tempat untuk orang-orang yang sholeh.
Orang sholeh adalah manusia pilihan yang dikehendaki oleh Alloh menjadi manusia yang mentaati Rabbnya dengan sepenuh hati. Orang macam ini juga sangat disenangi oleh orang lain.
Bahkan oleh orang jahatpun disukai.
Sebabnya yahh tadi, orang sholeh selalu pasrah denagan Alloh, hatinya nyaris tak pernah menyimpan kebencian dan dendam.

Mari kita amati orang sholeh yang lain. Kira² ada 4 langkah yang diambil oleh orang² sholeh ini terhadap lingkungan yang ia tempati.

1. Bertahan dan Menyerang

Setiap detiknya, orang sholeh yang mengambil langkah 1 selalu menggunakannya untuk membekali diri dengan ilmu (agama,sosial,dll).
Luar biasa, tak ada waktu untuk sekedar berleha-leha apa lagi foya-foya.
Orang sholeh ini juga melakukan penyerangan terhadap orang-orang yang pro kebhatilan.
Bertemu dengannya adalah sebuah petaka bagi kejahiliyahan, dan sarana hidayah bagi sang Taubat.
Pendek kata, dia melakukan input dan out atas diri dan ummatnya.
Langkah yang berat.

2. Bertahan

Sebesar-besarnya, orang sholeh ini melakukan pembangunan diri dan keluarga. Benteng hatinya sangat kuat.
Arus di luar tak mampu masuk dalam pertahanannya.
Tapi awas, pengikisan arus lingkungan terus menipiskan benteng yang ia miliki.
Akibatnya? Lambat laun pertahanan akan goyah....jika tak segera ada perbaikan lebih.

3. Kabur

Pertahanan saja tak ia miliki, apalagi harus menyerang.
Cukup kabur menjadi kunci keselamatan diri dan aqidah.
Lingkungan adalah hal yang "wajib" kita hadapi.
Dimanapun kita akan bertemu dengan lingkungan.
Lalu apa mau kabur terus? Sementaraa, kita akan menemui lingkungan baru belum tentu lebih baik dari sekarang.

4. Kombinasi

Bertahan dengan menempa diri, melakukan penyerangan> kalah dan kaburlah.

Itulah selemah-lemah iman.

Semua pilihan menjadi hak Anda.
Bahkan Anda tak memilih pun hak Anda.
Jadi...semua terserah kita.



Tuesday, December 19, 2006

Tebak, Yang mana Afoe?

bismillahirrahmanirrahim


Saturday, December 16, 2006

Lebih halus dan Lebih Lembut dari Benang Sutra

bismillahirrahmanirrahim

Tunggu punya tunggu, akhirnya hari Sabtu datang jua. Terasa lama memang, jika sesuatu ditunggu termasuk hari Sabtu. Pekan yang lalu afoe memanfaatkan Sabtu pagi sebelum berangkat kerja untuk berenang.
Demikian pula Sabtu ini, afoe melanjutkan latihan renang di Kolam Renang Samudera Kota Tegal.
Tak seperti hari-hari libur, Sabtu yang sebagain kecil instansi tidak beraktivitas, kolam renang tetap sepi.
Yang ada hanya para pelanggan yang tiap hari Sabtu afoe temui.

Oh yah, air kolam pagi ini begitu jernih.
Berbeda dengan pekan lalu.
Jangankan dasar kolam, ujung tangan yang ditenggelamnya 30 cm saja sudah tak terlihat.
Benar-benar butek air nya.

Ketika afoe membuka baju untuk ganti pakaian renang, sudah ada 2 ikhwah yang sedang latihan berenang.
Mereka nampaknya sejak pukul 06.00 telah basah oleh air kolam.
Afoe segera bergabung dengan mereka.
Tanpa harus aba-aba, afoe sudah kecipakan di dalam bak III yang memiliki kedalam 3.5 m dengan panjang ± 100 meter.
Walaupun tak tergolong profesional, afoe tetap pede "berenang".
Gayang yang semau gue menjadi andalan.
Ini afoe lakukan sebagai bentuk usaha keras menyusun tenaga ketika berada di air.
Tak semua orang lho bisa melakukan apa yang afoe lakukan.
Salah satunya adalah teman blog Afoe yang berada di Ristek Jakarta (look at anaugie.blogspot.com).
Agak aneh memang ikhwah yang satu ini, dia takut renang. Parahnya lagi dia takut air. =))

Dalam kesempatan yang ditunggu , afoe melakukan beberapa inspirasi gerakan.
Salah satunya adalah melompat dari tepi kolam.
Keahlian melompat sangat bermanfaat untuk mengurangi tenaga yang digunakan saat berenang.
Bayangkan saja, karena lompatan dan pijakan yang baik, Afoe hanya perlu berenang 1/4 panjang kolam, 3/4 hanya dengan daya dorong lompatan yang membentuk kekuatan luncur.
Lompatan juga digunakan para perenang ahli untuk mendapatkan kecepatan dan finis lebih dahulu dari para lawan-lawanya.

Manfaat lain lompatan dalam renang adalah melaih diri untuk menghadapi keadaan panik. Misal tak sengaja tercebur ke dalam air. Para perenang semestinya memiliki tingkat reflek yang lebih tinggi dari lainnya. Khusunya dalam bidang selam-, atau basah-basahan- atau renang.

Afoe telah melakukan 5 lompatan denagn 3 lompatan yang dikategorikan oleh kawan sebagai lompatan yang baik. Sekias nampak mudah, tapi untuk melakukan seperti pelatih sulitnya bukan main.
Yang ada malah perut jadi keras lantaran terbentur air. Sakit banget lho. Coba aja.
Lompatan yang benar adalah berpadunya kaki, kepala, tangan yang membentuk garis lurus.
Nikmatilah.

Satu lagi yang afoe dapatkan dari Renang.
Suara yang afoe hasilkan jadi tambah haslu dan lembut.
Boleh dibilang lebih halus dan lebih lembut dari benang sutera manapun.
Tahu penyebabnya?
Penyebabnya adalah karena hidung yang banyak kemasukan air membuat semua ingus mencari keluar.
Plong..:)


Friday, December 15, 2006

Segera, berjumpa

bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah tanggal 20 Des 2006 mendatang Afoe akan segera bersua dengan My New Father.
Insya alloh pertemuan in iakan banyak dibicarakan, terutama tentang munakahat yang segera terpancang.
Sudah beberapa hari ini, komunikasi emial,sms,telp tak bisa berlangsung lantaran kesibukan mengurus amanah yang membludak.

Komunikasi terakhir , beliau masih berada di luar negeri mengevaluasi pekerjaan yang berantakan disapu badai "Durian".
Badai yang menelan korban hingga 800 orang ini sempat mampir ke tempat kerjaan beliau.
Alhamdulillah semua selamat, hanya beberapa alat rusak.
Beliau sampaikan pula, kalo tanggal 20 akan menjadi pertemuan.
Wah senangnya.
Semga Alloh mudahkan semua urusannya. Amin

Saturday, December 09, 2006

Renang, bolak-balik 4 kali

Bismillahirrahmanirrahim

Sabtu jam 6 pagi, afoe kembali memulai renang pekanan.
Sesuai jadual maka para Pandu Keadilan seharusnya hari ini berenang jamaai.
Meski demikian, karena benturan dengan jadual Mukhoyam Pandu Keadilan Menengah I yang diikuti oleh sebagian ikhwah dewasa Kota Tegal membuat peserta renang minim banget.

Lihat saja, Akh Kharis yang seharusnya mengkoordinir malah tak nampak. Ga ada pesan yang masuk ke Hp afoe lagi.
Padahal lusa, ia sudah berjanji akan hadir. Moga Alloh maafkan atas kealfaanya.
Satu rekan kerja yang biasa renang hari Sabtu pagi, memilih pergi ke Semarang karena tugas kantor.
Alhamdulillah ada teman kerja yangj rajin yang masih bisa hadir dalam acara renang ini.
Pa Amran, begitu afoe memanggilnya.
Ternyata beliau seorang atlet renang yang handal.

Sekali nyebur ke kolam, 7 kali ia berenang bolak-balik dari ujung ke ujung.
Hingga menjelang usai, Pa Amran mampu menggenapkan 10 kali putaran renang gaya katak. Luar biasa.

Oh yah, kolam renang sepi banget.
Diantaranya penyebabnya adalaah : Air kolam yang kurang jernih (dasar kolam malah ga keliatan lagi, jarang pandang cuman 30 cm), hari masih pagi sehingga anak-anak sekolah (TK/SD) belum pada hadir.
Di kolam renang hanya ada Afoe, pa Amran dan seorang perenang lain yang belakangan ternyata kakak kelas afoe waktu SMA dulu.

Kali ini ada peningkatan untuk hasil renang afoe Sabtu pagi ini.
Afoe berhasil menguras tenaga untuk mencapai tepian kolam renang sebanyak 4 kali.
Tentu saja bukan dengan gaya seperti Pa Amran.
Cukup berenang mirip katak berhenti di setiap tepian kolam, kemudin berenang lagi ke tepian yang lain hingga 4 kali.

Tuh kan, kalo rutin dan sungguh-sungguh bisa juga.
Lihat saja pekan depan !.

Tuesday, December 05, 2006

Berhenti Sejenak

bismillahirrahmanirrahim

Usai melanglang buana, afoe rehat.
Ambil air wudhu dan menunaikan sholat Isya bersama Didi.
Subkhanallah dada ini bergemuruh saat takbir dikumdangkan.
Begitu kecil dibandingkan dengan kebesaran Alloh.

Afoe lantunkan surat Al Fatihah untuk memastikan diri menjadi imam sholat Isya.
Astaghfirullah, surat ini menjadi afoe semakin larut dalam munajat pada Alloh.
Ada rasa penyesalan dalam hidup sehari tadi.
Ada kekhawatiran yang mendalam tentang tingkah laku hari ini.
Ada kesedihan meninggalkan hari ini.

Menyesal tidak bisa berkarya lebih baik.
Khawatir, tak ada guna karya hari ini di hadapan Alloh SWT.
Sedih, tak bisa memperbaiki hari ini.

Hanya harapan, Alloh menjadikan hari selanjutnya lebih baik buat Afoe dan seluruh ummat Muslim.
Ada setitik air membasahi kelopak mata ini, tak kala terlantun ayat-ayat pengagungan Alloh dalam surat Al Fatihah.
Semakin deras saja, setelah sampai ayat " Ihdinasirotol mustaqim ". Afoe kira artinya :"Tunjukkanlah aku jalan yang lurus".
Surat selanjutnya afoe baca : Al Qoriah, wah berguncang jiwa ini, ada kekhawatiran akan ketentuan Alloh pada peristiwa yang dikisahkan dalam surat tersebut.
Afoe merasa tak siap jika maut harus menjelang sekarang.
Namun kekuatan siapakah yang dapat menghentikan kematian?
Astaghfirullah.

afoe genapkan rakat pertama hingga memasuki rakaat kedua.
Sama, dada ini sesak dengan lantunan surat Al Fatihah.
Afoe tutup rakaat kedua dengan surat Al Ikhlash.
Rakat tiga dan empat, kemudian salam.
Berdoa dengan memanjatkan Robhitoh untuk para ikhwah. Amin.

Born To be Server

bismillahirrahmanirrahim

Yes, i was born to be server ummat.
Everybody should know that he was born to serv others.
Life needs help from one man to one man.

So, it's big wrong if the poeple might not to stay together.



Teg-Teg Tek....Darrrr

bismillahirrahmanirrahim

Ada nuansa baru di ruang kerja Afoe.
Riuh rendah suasananya.
Tak kala sedang ramai oleh rekan-rekan kerja, maka suara itu akan tertelan oleh persaingan statement.
Namun jika sedang serius, atau sedang hening maka suara itu akan menjadi primadona.

Teg Teg Tek.....darrrr
Begitu kira-kira suara yang menjadi selingan baru.
Suara itu mulanya tidak ada, namun oleh salah seorang rekan kerja diciptakan.

Suara Teg² tersebut berasal dari kipas tembok yang sulit untuk menengok kanan dan kiri demi memberikan angin pada pelanggannya.
Keliatannya kipas aneh itu sudah tua dan perlu diganti.
Memang benar setelah penutup kipas bagian depan yang digunakan sebagai pelindung baling-baling dilepas oleh rekan kerja, dia kini mampu menengok kanan-kiri dengan leluasa.
Sayang lehernya tak mampu berjalan mulus, sebagai gantinya suara Teg² menggelegar memekakan telinga.
Terkadang malah membuat orang-orang panik.
Khawatir baling-balingnya lepas atau bahkan meledak karena sudah tua.

Sesekali kipas angin itu menjadi bahan senyuman, ada juga yang ketawa. Lantaran ada kesan pemaksaan terhadap makhluk tua itu untuk tetap memberikan angin padahal usianya dah lanjut.
Pagi ini afoe menikmati suara Teg-Teg itu sambil merasakan angin dinginya.


Monday, December 04, 2006

Ternyata, jauh !

bismillahirrahmanirrahim

Ba'da maghrib, afoe dan mas melaju meninggalkan pusat kota Tegal menuju Objek Wisata Waduk Cacaban Kab. Tegal.
Langit nampak mendung dengan udara yang lumayan dingin.
Motor terus bergerak kencang menembus malam yang semakin kelam.
Suasana Kab. Tegal memang sangat berbeda dengan Kota Tegal.
Disana lebih banyak pohon² yang ditanam di pinggir jalan, dengan sebagain tanah yang kosong.
Hanya sesekali terdapat pusat keramaian, seperti di pasar Banjaran, terminal Slawi, dan pasar Slawi.
Lainnya sepi.

Apatah lagi ketika mulai kawasan perumahan Pangkah, jalanan sepi hanya terlihat sinar lampu motor yang saling beradu pandang. Keadaan ini semakin mengeringikan ketika melwati kawasan persawahan.

Tak ada cahaya sedikitpun. Bintang tak berkilau. Alhamdulillah motor ini masih baru, sehingga cahaya lampunya mampu menerangi jalanan, minimal sejauh mata lampu memandang.

Adzan isya berkumandang, tak kala Afoe dan Mas Wawan masuk ke dalam pintu Gerbang I waduk Cacaban. Lampu tak ada. 100 meter ke depan terdapat mushola. Mungkin dari mushola inilah suara adzan tadi dikumandangkan. Kami berhenti sejenak menunaikan sholat Isya bersama penduduk setempat. 15 menitan kami berada disana. Kemudian melanjutkan perjalanan.

Dengan percaya diri yang tinggi, karena bekal jawaban dari penduduk sekitar bahwa kami berada pada jalan yang benar menuju Cacaban.

Benar, meski was² melanda, kami akhirnya menemukan tempat kegiatan para mahasiswa Universitas Panca Sakti (UPS) Kota Tegal.

Parkir dan segera mengisi mereka dengan taujih yang telah dipesan pagi tadi oleh panitia.

Afoe dan mas Wawan pulang ke rumah pukul 22.30.

Alhamdulillah. selesai.

Jauh juga yahhh Waduk Cacaban.

Saturday, December 02, 2006

Ghozwul Fikri

bismillahirrahmanirrahim

Insya alloh, malam ini Afoe akan mengisi acara rekrutmen mahasiswa di Cacaban.
Materi yang diminta oleh panitia adalah Ghozwul Fikri.
Thema yang berat, yang "dipaksakan" panitia pada Afoe.
Rasanya mendadak juga jika dihitung dari permintaan panitia yang hanya berselisih 12 Jam.
Jam 08.00 mereka mengubungi, sedangkan pukul 20.00 afoe presentasi kepada para peserta.
Insya alloh karena afoe ingin menjadi hamba yang bermanfaat kepada oranglain karena Alloh Ta'ala, maka sejak pagi dan siang ini afoe belajar tentang thema ini.

Baik, afoe jelaskan sekilas tentang Ghozwul Fikri.

Menurut Syeikh Abdul Aziz Bin Baz: “Ghozwul Fikri merupakan terminology baru yang mengindikasikan berbagai aktivitas yang dilakukan oleh sekelompok golongan/bangsa dengan tujuan menguasai golongan/bangsa lainnya atau untuk mempengaruhinya dan mengarahkannya ke arah tertentu”. http://www.infopalestina.com/viewall.asp?id=386

Yah, afoe sepakat dengan definisi ini.

Orang-orang yang tidak ingin melihat perdamaian dan keteraturan dunia mencoba membuat konpirasi tingkat internasional. Mereka menyusun kekuatan super power kemudian menyusup dalam sendi-sendi kehidupan dunia.

Berbagai bidang telah mereka kuasai. Ipoleksosbud Han Kamrata- (seperti yang sering kita dengar dari penataran P4 tempo dulu).

Sebabnya adalah :

1. Internal

A. Akibat jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan As Sunnah

B. Adanya ketidakpercayaan umat kepada Islam

C. Taklid (ikut-ikutan).

D. Tafriqoh (terjadinya perpecahan di kalangan umat).

2. Faktor Eksternal

A. Berasal dari musuh utama umat manusia yaitu syetan dan iblis

B. Adanya pertempuran antara haq dan bathil yaitu keimanan dan kekufuran.

5 1/2

bismillahirrahmanirrahim

Afoe berlindung dari segala yang sia-sia yang tidak mendatangkan nilai ibadah pada Alloh SWT. Jum'at kemarin nyaris 5 /1/2 jam afoe berada di rumah akh Ghozal untuk latihan nasyid.Sesuai kesepakatan pekan lalu, maka latihan akan dimulai pukul 17.00. Afoe datang kurang dari jam itu.Usai kerja, mandi dan langsung kabur menuju ke rumah Gozal.Rumah masih tertutup, mungkin karena letaknya yang dipinggir jalan besar sehingga pintu dan jendela selalu tertutup menghindari debu masuk ke dalam rumah.

Tak apalah, afoe menunggu di halaman. Toh ada juga orang-orang yang sedang lewat sejenak duduk di halaman rumah Akh Gozal.

Afoe baru memasuki rumah, tat kala Gozal membukakan pintu.Duduk dan menunggu kawan² yang lain.

Hingga menjelang maghrib tak ada tanda-tanda akan datang peserta lainnya.Sedih dikit sih, semoga mereka dalam keadaan baik dan dalam perjalanan ke rumah Gozal.Afoe putuskan sholat maghrib di masjid sebelah bersama orang-orang sekitar. Dzikir dan sholat ba'diyah Maghrib.AFoe lihat Akh Yanuar ada disalah satu barisan sholat. Alhamdulillah sekarang sudah ada 3 orang.Pukul 18.30 semua kawan birru telah datang.Acara latihan dibuka dengan tilawah dan tausiyah( 5 musuh Islam ; Hawa Nafsu, Syetan, Kafirun, Munafiqun, Dajjal) oleh tuan rumah.

Beberapa pengumuman disampaikan, salah satunya adalah penampilan birru tanggal 24 Des 06 di gedung korpri kab. Tegal.

Latihan selesai pukul 21.00 dilanjutkan rehat di warung Sate Sari Mendo.

Pukul 22.30 benar-benar selesai.

Friday, December 01, 2006

Maradun Nafs

bismillahirrahmanirrahim

Bergaul dalam lingkungan halaqoh, mengharuskan afoe berbagi dengan anggota.
Kebetulan posisi afoe adalah sebagai pembimbing, makanya ada sedikit persiapan lebih dibanding para a'dho lainnya.

Pertemuan ke-5 dengan kelompok fosirot, afoe sampaikan talaqi dengan membahas Maradun Nafs,
Maradun Nafs adalah sebuah diskusi menarik seputar Problematikan Moral.
Ada 6 problematika yang masih dihadapi oleh ummat Islam, yaitu :

1. Adamus Sajaah (kehilangan keberanian)

Kondisi ummat yang jauh dari sifat keberanian menegakkan kebenaran illahi di dalam diri dan orang lain.
Ada gejala, ketakukan yang luar biasa, manakala ummat ingin menampilkan jati diri sebagai seorang muslim.
Selain pemahaman yang lemah, juga karena adanya konspirasi kekuatan di luar ummat Islam yang memang memberikan nuansa menakutkan bagi ummat Islam yang lemah iman.
Tindakan pengucilan, tuduhan teroris, sok suci, sampai dengan tidak yakinkan seorang muslim terhadap dinn-nya yang telah disempurnakan oleh Alloh SWT.
Lihat banyak orang muslim yang enggan mengucapkan salam, kemudian berjabat tangan.
Bukankah salam adalah sebuah doa antar muslim agar saling selamat dalam rahmat Alloh SWT?

2. Adamus Tsabat( Hilangnya keteguhan pendirian)

Sesungguhnya Alloh murka kepada orang-orang yang mengatakan apa yang tidak ia kerjakan (al ayat).
Menyedihkan memang, ketika ada oknum "ulama" yang berkoar-koar kesana kemari, lalu tindakannya jauh dari apa yang diharapkan oleh Islam.
Kebersihan yang dicintai oleh Alloh SWT nyaris menjadi sebuah doktrin yang mlempem.
Mari kita tengok negeri kita yang mayoritas muslim, bahkan menjadi negeri terbesar kaum musliminnya di seluruh dunia kotor. Kotor negerinya, kotor pula perilaku para oknum pemimpinnya.
Predikat korupsi masih saja melekat pada negeri ini.

Dalam perkataan orang kampung (tegal) :" Jarkoni, Ngajar Ora Nglakoni, (memberikan pelajaran tapi dirinya tak melakukan).
Berapa banyak anggota-anggota DPR yang katanya wakil rakyat harus tinggal di hotel prodeo lantaran melakukan tindakan penyelewengan uang negara. Entahlan sengaja atau tidak.

Sepatutnya kita doakan para ikhwah yang sekarang sedang berada di mihwar parlement.
Sungguh ujian mereka sangat berat.
Tidak pula kita lupakan para ikhwah di lini yang lain juga harus Tsabat (teguh) dalam keramain kerakusan dunia.
Semoga Alloh memberikan pendampingan pada mereka dan kita semua. Amin.

3. Adamus Dzikrullah

Dalam Al Qur'an Al Hasyr ayat 19, difirmakan oleh Alloh agar kita tidak menjadi hamba yang lalai pada Alloh, sebab Alloh akan melalaikan pula dia dengan dirinya sendiri, itulah orang-orang yang fasik.
Sebagian besar ummat Islam, begitu sulit untuk senantiasa merasa bahwa dia sedang diawasi oleh Alloh.
Pada hati orang-orang yang tertaut dengan Alloh, akan merasakan bahwa dia sedang diawasi oleh Alloh SWT, sehingga segala tindakannya akan diikhtiyar sebaik mungkin. Untuk hasilnya tentu Alloh-lah yang berhak memvonis.

Saat bahagian, senang dan ribuan ni'mat Alloh yang menggembirakan hati, manusia begitu sulit untuk mengingat Alloh. Berbeda jika yang ia dapatkan adalah ujian, Alloh akan selalu ia sebut.
Sebuah keadaan oportunis, mengenal Alloh tat kala ia butuh, tak kala ia sedang menderita.
Naudzubillah.

4. Adamus Sabr

Kesabaran adalah sebuah sifat mulis yang sangat mahal. Setiap hari selalu saja ada berita-berita mengerikan, kejahatan dan tindakan asusila. Motif mereka beragam dari masalah perut hingga karena ego.
Lembutkanlah hati-hati kita dengan senantiasa dzikir menyebut nama Alloh, membaca Al Qur'an dan mempelajari sunnah Rasulullah Muhammad SAW.

Pelaku-pelaku tindak kriminal dan sebagainya belum bisa memanajemen egonya.
Kemarahannya yang meluap-luap diinvestasikan dalam tindakan brutal.
Muslimin adalah manusia-manusia yang menahan amarah dan membersihkan dari hatinya tak ada dendam.
Yang ada justru kemauan hati untuk berusaha menjadikan diri dan orang lain menjadi manusia yang selalu memperbaiki diri menuju taqwa.

5. Adamul Al Ikhlas

Sulit memang membersihkan hati kita dari hal-hal yang merusak.
Namun marilah kita berusaha mendekat dengan orang-orang sholeh dan majelis ilmu. Paling tidak akan ada yang mengingatkan manakala jalan kita oleng. Halaqoh menjadi sebuah sarana yang cukup baik.
Pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan semata dalam rangka beribadah Alloh.
Upah, gaji, hadiah, bonus,dll menjadi pengiring otomatis yang kita dapatkan.
Orientasi utama adalah hari panjang (akhirat) sehingga benar-benar hati dalam melakukan aktivitas.
Dunia adalah sarana efektif menuju akhirat.
Orang-orang yang komitmen mendapatkan kehidupan lebih baik di negeri akhirat pastikan akan mendapatkan dunia.
Seorang dokter mengobati pasien, tentu dia akan mendapatkan pahala dari Alloh manakala ikhlas mengerjakannya. Boleh jadi malah mendapatkan penghargaan dari pasiennya berupa harga jasa dokter.

Sementara itu sangat sulit bagi orang-orang materialisti.
Dia akan senantiasa kehausan akan dunia, sementara kehidupan yang sesungguhnya terabaikan.
Ibarat orang yang menanam rumput, rasanya mustahil ada padi tumbuh diantaranya.
Tidak dengan sebaliknya, menanam padi maka akan tumbuh sedikit terkadang banyak rumput yang menghiasi.

6. Adamul Iltizam

Kemajuan teknologi tidak selamanya membuat manusia semakin manjadi baik Kemerosotan moral menjadi semakin dalam tat kala akhlak terpuruk.
Ummat Islam lupa bahkan tidak sadar jika Islam adalah ajaran yang solusif. Ajaranya lengkap.
Sayang, manusianya jauh dari itu.
Urusan perjodohan dia serahkan kepada mesin.
Cukup sms ke nomor-nomor tertentu, maka garisan hidupnya "mengikut" hasil reply-an.
Ketika mesin mengatakan tidak cocok, maka hatinya pun demikian.
Urusan keuangan, pekerjaan , bahkan nasib ia gantungkan pada ramalan-ramalan yang jauh dari nilai-nilai Islam.

Alloh sungguh murka benci dan tidak mengampuni pada hamba-Nya yang menduakanNya.

Semoga kita terlindung dari kemunduran² moral

Sehingga kebangkitan Islam tidak jauh.